Minggu, 27 Februari 2011

PEREKONOMIAN INDONESIA

PEREKONOMIAN INDONESIA
SEJARAH PEREKONOMIAN INDONESIA
ORDE BARU

Pada masa Orde Baru Pemerintah merencanakan pembangunan repelita atau yang bisa disebut “Pembangunan Lima Tahun”. Tetapi sebelum rencana itu dilakukan pemerintah ingin terlebih dahulu melakukan pemulihan stabilitas ekonomi, social, dan politik, serta rehabilitasi ekonomi di dalam negeri. Sasaran dari kebijakan tersebut adalah untuk menekan kembali tingkat inflasi, mengurangi deficit keuangan pemerintah dan menghidupkan kembali kegiatan produksi, termasuk ekspor yang sempat mengalami stagnasi pada masa orde lama. Usaha pemerintah dalam penyusunan rencana repelita secara bertahap dengan target – target yang jelas sangat dihargai oleh Negara – Negara Barat.
Pada awalnya pemerintah memusatkan pembangunan hanya di sector – sector tertentu yang secara potensial dapat menyumbangkan nilai tambah yang besar dalam waktu yang tidak panjang dan hanya di Pulau Jawa karena pada saat itu fasilitas – fasilitas infrastruktur dan sumber daya manusia relative lebih baikdibandingkan di provinsi – provinsi lainnya di luar Pulau Jawa. Dengan sumber dana yang terbatas pada saat itu dirasa sangat sulit untuk memerhatikan pertumbuhan dan pemerataan pada waktu yang bersamaan.
Tujuan utama repelita I adalah untuk membuat Indonesia menjadi swasembada terutama dalam kebutuhan beras. Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah melakukan program penghijauan di sector pertanian. Dengan dimulainya program penghijauan tersebut sector pertanian nasional memasuki era modernisasi dengan penerapan teknologi baru, khususnya dalam pengadaan dalam system irigasi, pupuk, dan tata cara menanam.
Dan pada bulan April 1969 repelita I dimulai dan dampaknya juga dari repelita – repelita berikutnya selama orde baru terhadap perekonomian Indonesia cukup mengagumkan terutama dilihat pada tingkat makro. Keberhasilan pembangunan ekonomi di Indonesia pada zaman Soeharto tidak saja disebabkan oleh kemampuan cabinet yang lebih baik atau solid tetapi juga berkat tiga hal yaitu :
·         Penghasilan ekspor yang sangat besar dari minyak
·         Pinjaman luar negeri
·         PMA
Dapat dikatakan bahwa kebijakan Soeharto yang mengutamakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang didasarkan pada system ekonomi liberal dan juga stabilitas politik yang pro barat. Akan tetapi, pada tingkat meso dan mikro, hasil pembangunan selama masa itu dapat dikatakan tidak terlalu memukau seperti pada tingkat makro. Pada era orde baru terdapat konsep politik “Trilogi Pembangunan” yaitu :
  • ·         Stabilitas nasional yang mantap dan dinamis dalam bidang politik dan ekonomi.
  • ·         Pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
  • ·         Pemerataan pembangunan.

Tetapi dalam repelita VI orientasi kebijakan – kebijakannya mengalami perubahan dari penekan hanya pada pertumbuhan ke pertumbuhan dengan pemerataan. Sebagai suatu rangkuman, sejak masa orde lama hingga berakhirnya masa orde baru dapat dikatakan bahwa Indonesia telah mengalami dua orientasi kebijakan ekonomi yang berbeda yakni dari ekonomi tertutup yang berorientasi kapitalis pada zaman rezim Soekarno ke ekonomi terbuka berorientasi kapitalis pada masa pemerintahan Soeharto. Pengalaman ini menunjukkan bahwa ada beberapa kondisi utama yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar suatu usaha membangun ekonomi dapat berjalan dengan baik, yaitu :
  • ·         Kemauan politik yang kuat.
  • ·         Stabilitas politik dan ekonomi.
  • ·         Sumber daya manusia yang lebih baik.
  • ·         System politik dan ekonomi terbuka berorientasi ke Barat.
  • ·         Kondisi ekonomi dan politik dunia yang lebih baik.

Kebijakan – kebijakan ekonomi selama masa orde baru memang telah menghasilkan suatu proses transformasi ekonomi yang pesat dan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi dengan biaya ekonomi yang tinggi dan fundamental ekonomi yang rapuh.
Awal dari krisis keuangan Asia dimulai dari krisis keuangan di Thailand sehingga merembet ke beberapa Negara Asia lainnya termasuk Indonesia. Karena krisis keuangan tersebut pada bulan Maret 1998 nilai rupiah di Indonesia mencapai Rp 10.550 untuk satu dolar AS walaupun sebelumnya antara bulan Januari – Februari sempat menembus Rp 11.000 rupiah per dolar AS. Sekitar bulan September 1997, nilai tukar rupiah yang terus melemah mulai menggoncang perekonomian nasional.
Pada awalnya pemerintah berusaha menangani masalah krisis ini dengan kekuatan sendiri akan tetapi setelah menyadari merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak dapat dibendung lagi maka Pemerintahan Indonesia meminta bantuan keuangan kepada IMF seperti yang dilakukan oleh Negara Thailand, Filipina, dan Korea Selatan.  Kepercayaan masyarakat di dalam dan luar negeri terhadap kinerja ekonomi Indonesia yang pada waktu itu terus merosot membuat kesepakatan itu harus ditegaskan dalam sebuah nota kesepakatan yang ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dengan IMF. Dalam nota tersebut terdapat 50 butir kebijasanaan mencakup ekonomi makro, restrukturisasi sector keuangan dan reformasi structural.
Akan tetapi pemerintah Indonesia tidak melakukan reformasi sesuai kesepakatannya itu dengan IMF. Padahal Indonesia tidak ada jalan lain selain harus bekerja sama sepenuhnya dengan IMF, terutama karena dua hal yaitu :
·         Krisis ekonomi di Indonesia sebenarnya sudah menjelma menjadi krisis kepercayaan.
·         Indonesia sangat membutuhkan dolar AS.
Setelah gagal dalam pelaksanaan kesepakatan pertama itu, dilakukan lagi perundingan baru antara pemerintah Indonesia dan IMF. Perundingan itu dituangkan secara lengkap dalam satu dokumen bernama “Momerandum Tambahan tentang Kebijaksanaan Ekonomi Keuangan”. Secara keseluruhan ada lima momerandum tambahan dalam kesepakatan ini yaitu :
  • ·         Program stabilisasi, dengan tujuan utama menstabilkan pasar uang dan mencegah hiperinflasi.
  • ·         Restrukturisasi perbankan, dengan tujuan utama untuk rangka penyehatan system perbankan nasional.
  • ·         Reformasi structural, yang mana disepakati agenda baru yang mencakup upaya – upaya dan sasaran yang telah disepakati dalam kesepakatan pertama.
  • ·         Penyelesaian ULN swasta.
  • ·         Bantuan untuk rakyat kecil.

Krisis rupiah yang menjelma menjadi suatu krisis ekonomi, akhirnya juga memunculkan suatu krisis politik yang dapat dikatakan terbesar dalam sejarah Indonesia sejak merdeka tahun 1945. Krisis politik diawali dengan penembakan empat mahasiswa Universitas Trisakti oleh tentara pada tanggal 13 Mei 1998, yang sekarang kita kenal dengan Tragedi Trisakti. Kemudian pada tanggal 14 dan 15 Mei Jakarta dilanda suatu kerusuhan yang juga dapat dikatakan paling besar dan paling sadis yang pernah dialami Indonesia. Menjelang minggu terakhir bulan Mei DPR pertama kalinya dalam sejarah Indonesia dikuasai oleh ribuan mahasiswa dan mahasiswi dari puluhan perguruan tinggi dari Jakarta dan luar Jakarta. Puncak dari itu lengserlah Presiden Soeharto dan digantikan oleh wakilnya yaitu Dr. Habibie. Dan pada tanggal 23 Mei 1998 Presiden Habibie membentuk cabinet baru, awal terbentuknya pemerintahan transisi.
Pada awalnya pemerintahan Habibie adalah pemerintahan reformasi, akan tetapi karena selama setahun berlalu tidak ada perubahan yang nyata dan tetap sama dengan pemerintahan sebelumnya bahkan korupsi, kolusi bahkan nepotisme makin menjadi – jadi dan permasalahan pemerintahan Soeharto tidak terselesaikan. Dan akhirnya banyak kalangan masyarakat lebih suka menyebutnya pemerintahan transisi dari pada pemerintahan reformasi.
Setelah lengsernya pemerintahan Habibie, digantikanlah dengan pemerintahan Abdurrahman Wahid atau yang terkenal dengan nama Gus Dur. Pada awal pemerintahan Gus Dur banyak kalangan yang menaruh harapan kepada kemampuan Gus Dur untuk memulihkan perekonomian nasional dan menuntaskan semua permasalahan yang ada di dalam negeri. Dalam hal ekonomi dibandingkan tahun sebelumnya mengalami perbaikkan. Akan tetapi ketenangan masyarakat setelah Gus Dur terpilih sebagai presiden tidaklah lama. Gus Dur cenderung bersikap dictator dan praktik KKN di lingkungannya semakin intensif. 
Masalah ini menimbulkan perseteruan dengan DPR yang klimaksnya adalah dikeluarkannya peringatan resmi kepada Gus Dur lewat Momerandum I dan II. Gus Dur pun terancam akan diturunkan jabatannya sebagai presiden jika usulan percepatan sidang istimewa MPR jadi dilaksanakan pada bulan Agustus 2001.
Karena dari itu praktis tidak ada satupun masalah didalam negeri yang dapat terselesaikan dengan baik selama pemerintahan Gus Dur, bahkan Bank Dunia juga sempat mengancam akan menghentikan pinjaman baru, jika kesepakatan IMF dengan pemerintah Indonesia macet.      
Pemerintah Gus Dur  pun cenderung menyederhanakan krisis ekonomi dewasa ini dengan menganggap persoalannya hanya terbatas pada agenda masalah amandemen UU BI, masalah desentralisasi fiscal, masalah restrukturisasi utang, dan masalah divestasi BCA dan Bank Niaga. Fenomena makin rumitnya persoalan ekonomi ditunjukkan oleh beberapa indicator ekonomi, yaitu :
·         Pergerakan indeks harga saham gabungan antara 30 Maret hinggs 8 Maret 2001 menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang negative.
·         Pegerakan nilai tukar rupiah tukar rupiah terhadap dolar AS.
Karena kedua indicator inilah menyebabkan ketidakrnudahannya kepercayaan pelaku bisnis terhadap kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Pada tanggal 12 Maret 2001 ketika para demonstran menuntut turunnya Presiden Gus Dur , nilai tukar rupiah semakin merosot , bahkan pada bulan April 2001 sempat menyentuh RP 12.000 per dolar AS, dan inilah rekor kurs rupiah terendah sejak Abdurrahman Wahid terpilih sebagai Presiden RI, berdampak negative pada roda perekonomian nasional yang bisa menghambat usaha pemulihan, bahkan bisa membawa Indonesia ke krisis ke dua yang dampaknya terhadap ekonomi, social, politik akan jauh lebih besar dari pada krisis pertama. Dampak negative ini dikarenakan dua hal :
·         Perekonomian Indonesia masih sangat tergantung pada impor.
·         ULN Indonesia dalam nilai dolar AS, baik dari sector swasta maupun pemerintah sangat besar.
Setelah Presiden Gus Dur turun,Megawati menjadi Presiden ke lima Indonesia. Pemerintahan Megawati mewarisi kondisi perekonomian Indonesia yang jauh lebih buruk daripada masa pemerintahan Gus Dur. Keterpurukan kondisi ekonomi yang ditinggalkan Gus Dur kian terasa jika dilihat dari perkembangan indicator ekonomi lainnya, seperti tingkat suku bunga, inflasi, saldo neraca pembayaran, dan deficit APBN. Namun demikian, dalam era Megawati kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan, paling tidak dilihat dari laju pertumbuhan PDB.
Setelah kepemimpinan Megawati selesai, Dilanjutkanlah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa kita sebut SBY. Pada bulan pertama pemerintahan SBY, rakyat Indonesia, pelaku usaha luar dan dalam negri maupun Negara – Negara donor serta lembaga – lembaga dunia, seperti IMF, Bank Dunia dan ADB, sempat optimis bahwa kinerja ekonomi Indonesia 5 tahun kedepan akan lebih baik dibandingkan dengan masa pemerintahan – pemerintahan sebelumnya sejak Soeharto lengser. Namun, pada pertengahan kedua tahun 2005 ekonomi Indonesia diguncang oleh dua peristiwa yang tak terduga sama sekali, yaitu :
·         Naiknya harga minyak mentah dipasar internasional.
·         Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Dua hal ini yang membuat realisasi pertumbuhan PDB tahun 2005 jauh lebih rendah, dan ini juga merupakan tantangan berat bagi Presiden SBY karena jika tidak ditangani secara cepat maka pengaruh negatifnya akan sangat besar terhadap perkonomian nasional dan juga terhadap kehidupan masyarakat, terutama bagi kelompok miskin. Kenaikkan harga minyak ini menimbulkan tekanan yang sangat berat terhadap keuangan pemerintah. Akibatnya, pemerintah terpaksa mengeluarkan suatu kebijakkan yang sangat tidak populis, yakni mengurangi subsidi BBM yang membuat harga BBM dipasar dalam negeri meningkat tajam. Karena kenaikkan harga tersebut diperkerikkan hal ini akan sangat berdampak negative terhadap kegiatan ekonomi domestic, terutama pada periode jangka pendek karena biaya produksi meningkat. Kenaikkan harga BBM di pasar dunia jelas akan membuat deficit APBN tambah besar karena ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM semakin besar. Harga BBM yang tinggi juga akan mendorong inflasi di dalam negeri. Semua ini akan berpengaruh negative terhadap kesempatan kerja atau akan meningkatkan pengangguran dan juga kemiskinan. Peningkatan kemiskinan juga akan memperburuk pertumbuhan ekonomi lewat efek permintaan, yakni permintaan di dalam negeri berkurang.
Seperti pada masa pemerintahan – pemerintahan sebelumnya, pemerintah SBY juga berusaha menahan tingkat inflasi serendah mungkin atau paling tidak tetap dalam 1 digit. Menjelang akhir masa jabatan SBY yang akan berakhir tahun 2009, perekonomian Indonesia menghadapi dua goncangan eksternal, yaitu :
·         Harga BBM yang terus naik.
·         Kenaikkan harga pangan di pasar global.

TERSUMBER DARI : BUKU KARYA "TULUS TAMBUNAN" 2006

Minggu, 28 November 2010

STRATEGI PEMASARAN

TOKO BUKU EDY

Toko Buku EDY sudah dikenal sebagai toko buku yang menjual berbagai macam buku. Dan kali ini saya akan membahas secara lebih detail tentang Strategi Pemasaran yang dilakukan oleh TOKO BUKU EDY dalam memasarkan produk yang mereka jual kepada konsumennya. Pembahasan ini dilakukan secara wawancara dengan karyawan yang saya wawancarai bernama Pak Doni sehingga tidak ada karangan dari pembahasan ini.
  • Toko Buku EDY tidak hanya memiliki 1 cabang saja tetapi ada beberapa cabang lagi,cabang - cabang lainnya terdapat di jalan Raden Patah, jalan Raden Shaleh Tanjung Duren, Kebun Jeruk, dan Pondok Aren.
  • Harga yang paling minimal yang ditawarkan oleh TOKO BUKU EDY ini sebesar RP 2.000 untuk buku kecil, sedangkan harga Maksimal yang ditawarkan sebesar RP 150.000 untuk buku besar.
  • Selain buku tulis, toko ini juga menjual berbagai macam produk lainnya yaitu ATK, Buku Pelajaran, Buku umum, dan juga Alat - alat Pramuka.
  • Cara toko ini dalam mempromosikan dengan  menggunakan fasilitas social network seperti Facebook, tidak hanya itu toko ini juga menggunakan Baner  dan juga Famflet setiap Tahun Ajaran baru.
  • Karyawan yang bekerja di toko ini ada 4 orang.
  • Dalam strategi pemasarannya toko ini mengadakan Dobres atau Diskon, melayani pelanggan dengan pelayanan prima, dan juga memberikan Service kepada pelanggan yaitu dengan cara pengantaran barang langsung kepada pelanggan.  







Sabtu, 30 Oktober 2010

BAAK ONLINE

TUGAS STUDENTSITE

I.BAAK ONLINE

Pengertian
        BAAK adalah biro yang menangani segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di UNIVERSITAS GUNADARMA  dan administrasi akademik bagi seluruh mahasiswa UNIVERSITAS GUNADARMA. Dalam BAAK juga terdapat bagian - bagian yang terdiri dari :
  • BAAK Fakultas ( Fakultas Ilmu Komputer,Ekonomi,Teknologi Industri,Tehnik sipil dan perencanaan,Psikologi,Sastra )
  • Bagian Ujian Semester dan Bank Soal
  • Bagiaan Koordinasi Perkuliahan ( Sub Bagian Jadwal Kuliah, Sub Bagian Koordinasi Mata Kuliah dan Penasihat Akademik dan Sub Bagian Penghubung dan Pendamping Dosen ) 
  • Bagian Monitoring Kuliah ( Sub Bagian Monitoring Kehadiran Dosen dan Sub Bagian Monitoring Kehadiran Mahasiswa )


Fitur-Fitur yang ada dalam BAAK adalah:
  • Home tampilan layanan utama yang berisi Kalender Akademik,Jadwal Akademik,dan Info Mahasiswa,Info Pelayanan,News,dan Jadwal Pelayanan di Loket BAAK 1-8 yang bisa membantu para mahasiswa UNIVERSITAS GUNADARMA untuk melihat jadwal - jadwal mata kuliah atau pun mencari nama dan kelas mahasiswa dan bisa melihat pengumuman apa saja yang ter-update saat ini.
  • Tentang BAAK layanan yang berisi tentang info BAAK seperti Profil BAAK,Struktur BAAK,dan Lokasi BAAK.
  • FAQ layanan untuk bertanya seputar BAAK dan semua pertanyaan tentang kegiatan - kegiatan mahasiswa UNIVERSITAS GUNADARMA.contohnya seperti pertanyaan tentang ujian,apa itu BAAK,dan lain sebagainya yang ingin mahasiswa ketahui.
  • Situs SAP layanan untuk mengetahui tentang Satuan Acara Perkuliahan bagi mahasiswa UNIVERSITAS GUNADARMA.
  • Buku Pedoman layanan yang berisi tentang berbagai buku pedoman seperti: Buku Pedoman Penyusunan Silabus,Buku Pedoman Penyusunan SAP,Buku Pedoman Proses Belajar dan Mengajar,Buku Pedoman PA dan Walikelas,Buku Pedoman Kemajuan Belajar,Buku Pedoman Tata Krama Dosen,dan Buku Pedoman Tata Krama Mahasiswa.
  • Situs Jurusan layanan yang berisi tentang situs jurusan semua fakultas seperti fakultas Ilmu Komputer,Ekonomi,Teknologi Industri,Teknik Sipil dan Perencanaan,Psikologi,Sastra dan Diploma.

KELEBIHAN :
A. Dapat memberitahu dengan cepat kepada seluruh mahasiswa/mahasiswi tentang jadwal - jadwal kuliah,info ter-update saat ini dan bisa untuk mencari kelas dan NPM mahasiswa melalui Info Mahasiswa.
B. Dapat mengetahui tentang SAP melalui Situs SAP
C. Dapat bertanya pada layanan FAQ
KEKURANGAN :
Selama saya melihat BAAK ini masih belum terlihat kekurangannya,jadi menurut saya tidak ada kekuranganya.

SITUS http://baak.gunadarma.ac.id














Kamis, 28 Oktober 2010

Perseroan Terbatas (PT)

                         Perseroan Terbatas (PT)
Pengertian
              Perseroan terbatas adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
               Perseroan terbatas juga merupakan badan usaha yang besar modal perseroannya tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas, yaitu sebanyak saham yang dimiliki. Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapat keuntungan maka keuntungan tersebut dibagikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Pemilik saham akan memperoleh bagian keuntungan yang disebut dividen yang besarnya tergantung pada besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh perseroan terbatas.
Selain berasal dari saham, modal PT dapat pula berasal dari obligasi. Keuntungan yang diperoleh para pemilik obligasi adalah mereka mendapatkan bunga tetap tanpa menghiraukan untung atau ruginya perseroan terbatas tersebut.

Cara Membentuk PT ( Perseroan Terbatas )

Untuk mendirikan PT, harus menggunakan akta resmi ( akta yang dibuat oleh notaris ) yang di dalamnya dicantumkan nama lain dari perseroan terbatas, modal, bidang usaha, alamat perusahaan, dan lain-lain. Akta ini harus disahkan oleh menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (dahulu Menteri Kehakiman). Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman, harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  • Perseroan terbatas tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan
  • Akta pendirian memenuhi syarat yang ditetapkan Undang-Undang
  • Paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor adalah 25% dari modal dasar. (sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1995 & UU No. 40 Tahun 2007, keduanya tentang perseroan terbatas)
Setelah mendapat pengesahan, dulu sebelum adanya UU mengenai Perseroan Terbatas (UU No. 1 tahun 1995) Perseroan Terbatas harus didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat, tetapi setelah berlakunya UU NO. 1 tahun 1995 tersebut, maka akta pendirian tersebut harus didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Perusahaan (sesuai UU Wajib Daftar Perusahaan tahun 1982) (dengan kata lain tidak perlu lagi didaftarkan ke Pengadilan negeri, dan perkembangan tetapi selanjutnya sesuai UU No. 40 tahun 2007, kewajiban pendaftaran di Kantor Pendaftaran Perusahaan tersebut ditiadakan juga. Sedangkan tahapan pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia ( BNRI ) tetap berlaku, hanya yang pada saat UU No. 1 tahun 1995 berlaku pengumuman tersebut merupakan kewajiban Direksi PT yang bersangkutan tetapi sesuai dengan UU NO. 40 tahun 2007 diubah menjadi merupakan kewenangan/kewajiban Menteri Hukum dan HAM.
Setelah tahap tersebut dilalui maka perseroan telah sah sebagai badan hukum dan perseroan terbatas menjadi dirinya sendiri serta dapat melakukan perjanjian-perjanjian dan kekayaan perseroan terpisah dari kekayaan pemiliknya.
Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yang dicantumkan dalam akta pendirian sampai jumlah maksimal bila seluruh saham dikeluarkan. Selain modal dasar, dalam perseroan terbatas juga terdapat modal yang ditempatkan, modal yang disetorkan dan modal bayar. Modal yang ditempatkan merupakan jumlah yang disanggupi untuk dimasukkan, yang pada waktu pendiriannya merupakan jumlah yang disertakan oleh para persero pendiri. Modal yang disetor merupakan modal yang dimasukkan dalam perusahaan. Modal bayar merupakan modal yang diwujudkan dalam jumlah uang.

Pembagian perseroan terbatas

PT terbuka 

Perseroan terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal (go public).

PT tertutup
Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang modalnya berasal dari kalangan tertentu misalnya pemegang sahamnya hanya dari kerabat dan keluarga saja atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada umum.

PT kosong

Perseroan terbatas kosong adalah perseroan yang sudah ada izin usaha dan izin lainnya tapi tidak ada kegiatannya

Pembagian Wewenang Dalam PT

Dalam perseroan terbatas selain kekayaan perusahaan dan kekayaan pemilik modal terpisah juga ada pemisahan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan. Pengelolaan perusahaan dapat diserahkan kepada tenaga-tenaga ahli dalam bidangnya ( profesional ). Struktur organisasi perseroan terbatas terdiri dari pemegang saham, direksi, dan komisaris.
Dalam PT, para pemegang saham melimpahkan wewenangnya kepada direksi untuk menjalankan dan mengembangkan perusahaan sesuai dengan tujuan dan bidang usaha perusahaan. Dalam kaitan dengan tugas tersebut, direksi berwenang untuk mewakili perusahaan, mengadakan perjanjian dan kontrak, dan sebagainya. Apabila terjadi kerugian yang amat besar ( diatas 50 % ) maka direksi harus melaporkannya ke para pemegang saham dan pihak ketiga, untuk kemudian dirapatkan.
Komisaris memiliki fungsi sebagai pengawas kinerja jajaran direksi perusahaan. Komisaris bisa memeriksa pembukuan, menegur direksi, memberi petunjuk, bahkan bila perlu memberhentikan direksi dengan menyelenggarakan RUPS untuk mengambil keputusan apakah direksi akan diberhentikan atau tidak.
Keuntungan utama membentuk perusahaan perseroan terbatas adalah:
  1. Kewajiban terbatas. Tidak seperti partnership, pemegang saham sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk obligasi dan hutang perusahaan. Akibatnya kehilangan potensial yang "terbatas" tidak dapat melebihi dari jumlah yang mereka bayarkan terhadap saham. Tidak hanya ini mengijinkan perusahaan untuk melaksanakan dalam usaha yang beresiko, tetapi kewajiban terbatas juga membentuk dasar untuk perdagangan di saham perusahaan.
  2. Masa hidup abadi. Aset dan struktur perusahaan dapat melewati masa hidup dari pemegang sahamnya, pejabat atau direktur. Ini menyebabkan stabilitas modal, yang dapat menjadi investasi tanah dalam proyek yang lebih besar dan dalam jangka waktu yang lebih panjang daripada aset perusahaan tetap dapat menjadi subyek disolusi dan penyebaran. Kelebihan ini juga sangat penting dalam periode pertengahan, ketika disumbangkan kepada Gereja (sebuah perusahaan) yang tidak akan mengumpulkan biaya feudal yang seorang tuan tanah dapat mengklaim ketika pemilik tanah meninggal. Untuk hal ini, lihat Statute of Mortmain.
  3. Efisiensi manajemen. Manajemen dan spesialisasi memungkinkan pengelolaan modal yang efisien sehingga memungkinkan untuk melakukan ekspansi. Dan dengan menempatkan orang yang tepat, efisiensi maksimum dari modal yang ada. Dan juga adanya pemisahan antara pengelola dan pemilik perusahaan, sehingga terlihat tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Kelemahan Perusahaan Perseroan Terbatas

  1. Kerumitan perizinan dan organisasi. Untuk mendirikan sebuah PT tidaklah mudah. Selain biayanya yang tidak sedikit, PT juga membutuhkan akta notaris dan izin khusus untuk usaha tertentu. Lalu dengan besarnya perusahaan tersebut, biaya pengorganisasian akan keluar sangat besar. Belum lagi kerumitan dan kendala yang terjadi dalam tingkat personel. Hubungan antar perorangan juga lebih formal dan berkesan kaku.
tersumber dari:
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Perseroan_terbatas

Rabu, 29 September 2010

lingkungan perusahaan

Didalam lingkungan perusahaan,biasanya kondisi yang sangat berpengaruh adalah kondisi keuangan dalam perusahaan tersebut. Keuangan dalam perusahaan sangatlah penting bagi seorang manajer keuangan, dan juga bagi para kreditor. Biasanya perusahaan mengajukan sebuah laporan kepada pemegang saham dan juga kreditor. Tujuan laporan keuangan tersebut adalah untuk melaporkan pada pengguna yang berkepentingan tentang kondisi operasi dan keuangan perusahaan. Laporan utama yang biasa digunakan pada perusahaan adalah laporan laba rugi dan neraca. Dalam lingkungan perusahaan akuntansi yang dijalankan untuk tujuan pelaporan mengacu pada akuntansi keuangan. Akuntansi keuangan yang digunakan harus sesuai dengan prinsip - prinsip akuntansi yang diterima secara umum atau GAAP. Dengan adanya prinsip - prinsip tersebut akan memudahkan untuk membandingkan laporan keuangan antara dua atau lebih perusahaan yang berbeda jadi lebih mudah. Dua jenis pelaporan yang harus dilakukan yang pertama laporan kepada pemegang saham biasanya para pemegang saham menilai laporan keuangan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dimana mereka berinvestasi. Yang kedua laporan kepada kreditor  biasanya kreditor menilai laporan keuangan perusahaan untuk menentukan kemungkinan perusahaaan mengalami kegagalan dalam melunasi pinjamanya. Biasanya perusahaan juga menggunakan informasi keuangan yang dibuat oleh akuntan untuk mendukung pengambilan keputusan pada perusahaannya.
(Sumber referensi,dikutip dari JEFF MADURA "PENGANTAR BISNIS" penerbit SALEMBA RAYA)

Senin, 27 September 2010

Namaku ANGGI MAHARANI,orang-orang biasa memanggil ku ANGGI, tapi kalo di rumah aku biasa dipanggil AI.Sebenarnya namaku itu diberikan oleh ke dua orang tua ku tanpa sengaja karena aku terlahir kembar.Aku mempunyai 9 saudara 6 wanita dan 3 laki-laki.Pendidikan terakhirku di SMA YADIKA 3.Aku tinggal disebuah rumah yang sederhana beralamatkan di perumahan Pondok Surya Blok Y/13.Hobiku adalah membaca komik dan novel,aku juga hobi membuat kue dan coklat.Aku selalu membuat coklat ketika sedang pusing ataupun kalut,karena membuat coklat bisa membuatku tenang dan bisa melupakan semua masalah yang ada.Impianku yang paling besar adalah membahagiakan semua orang yang ada di sekitar ku dan aku juga ingin menjadi orang sukses agar bisa membuktikan kepada semua orang yang meremehkan ku,meski aku tidak pintar tapi pasti aku bisa menjadi seseorang yang sukses dengan kemauan dang semangatku,aku pasti bisa mewujudkan mimpiku.Aku juga sangat menyukai teater,aku mendalami teater selama 3 tahun dan selama pertahunnya aku selalu mengikuti perlombaan di GRJB.Tapi walaupun aku sering tampil dan berhadapan dengan orang banyak aku masih takut untuk berhadapan didepan orang.